Monday, February 25, 2013

Laporan TPS 36 Pilgub Jabar


photo by LM Jannah
Pilgub Jawa Barat 24 Februari 2013 kemarin menyisakan sedikit cerita. Mulai dari uang konsumsi panitia pemilihan yang tidak memadai sehingga akhirnya honor yang tidak seberapa "terpaksa" dipotong untuk konsumsi, hingga partisipasi masyarakat yang jauh dari harapan. 

Bagi masyarakat Studio Alam Indah yang pada Pilgub kemarin tidak sempat datang di TPS 36 untuk menggunakan hak pilihnya atau untuk menyaksikan hasil perhitungannya, berikut ini adalah laporan singkatnya.

photo by LM Jannah
TPS (Tempat Pemungutan Suara) 36 yang terletak di Studio Alam Indah melingkupi dua RT yaitu RT 002 dan RT 007, RW 10, Kecamatan Sukmajaya. Sebanyak 469 warga tercatat dalam daftar pemilih tetap yang dikeluarkan oleh KPUD Jawa Barat. Ketua Panitia Pemungutan Suara adalah Pak Sopran Sofyan (Ketua RT 007),  dengan anggota Pak Erfin (Ketua RT 002), Ibu Laili Isro, Pak M. Syafei, Pak Said Budiarto, dan Pak Marsono, dan Pak Taufik Rahardjo.


Tempat pemilihan yang berlokasi di tanah fasum/fasos Studio Alam Indah di lengkapi dengan tenda yang cukup memadai dan kursi. Suasana pemilihan berlangsung sepi-sepi saja. Antuasiame warga juga biasa saja. Terbukti hanya  57,14% warga (268 warga) yang menggunakan hak suaranya (121 laki-laki dan 147 perempuan). 

hasil akhir perhitungan suara, photo by LM Jannah
Hasil perhitungan suara yang baru berakhir pukul 14.42 WIB ini sebagai berikut:

2 suara masing-masing untuk pasangan nomor urut 1 (Dikdik M. Arief Mansur – Cecep Nana Suryana Toyib) dan pasangan nomor urut 2 (Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin (Yance) – Tatang Farhanul Hakim), pasangan nomor urut 3 (Dede Yusuf Macan Effendi – Lex Laksamana Zainul Lan) memperoleh 48 suara, Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar mendapatkan 65 suara, dan pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki  unggul dengan 266 suara. Sebanyak 2 suara dinyatakan tidak sah karena mencoblos lebih dari satu pasangan. 

(photo by  LM Jannah: ki-ka: Laili Isro, Sopran Sofyan, Taufik R, Marsono)
Dibalik itu semua, seluruh warga mengucapkan terimakasih atas pekerjaan luar biasa dari panitia pemungutan suara yang bekerja bukan saja pada hari H, tetapi sejak hari-hari sebelumnya. Mulai dari menuliskan undangan untuk para  pemilih, memasang tenda dan mempersiapkan semua fasilitasnya. Termasuk dengan suka rela (walau mungkin dengan sedikit paksaan) untuk menyerahkan sebagian honornya guna pembelian konsumsi. Terus terang, panitia mengeluh terkait besaran dana konsumsi yang diberikan oleh KPUD Jawa Barat yang hanya sebesar Rp. 17.000,- per kepala paniti, padahal mereka harus bekerja dari pagi hingga sore hari.
para saksi, photo by LM Jannah

Tentu saja itu tidak terlepas dari peran serta seluruh warga RT 007 dan RT 002, termasuk para satpam yang membantu keamanan kelancaran pelaksanaan Pemilhan Gubernur, serta para saksi dari pasangan calon gubernur (saksi dari pasangan calon gubernur 1 tidak hadir).

Kita tunggu saja hasil resmi pengumuman dari KPUD Jawa Barat. Mudah-mudahan, siapapun gubernur terpilihnya nanti (periode 2013-2018), sebagai warga negara yang baik, kita harus mendukung program-programnya, asalkan program kerja tersebut membawa kebaikan bagi kita semua.  

Lina Miftahul Jannah (Blok C1/11)

Monday, February 18, 2013

Belum Mengurus Akta Kelahiran Lewat 1Tahun?

Jika Bapak/Ibu warga RT 007 Studio Alam Indah belum mengurus akta kelahiran bagi putra/putrinya lewat 1 tahun, maka pelayanan akta kelahiran akan dilanjutkan persidangan di tiap-tiap kecamatan pada Februari 2013. Berikut surat dari Kelurahan Sukmajaya, Depok.



 

Harap maklum.

Persyaratan Tambahan Pengurusan Layanan di Kelurahan Sukmajaya Depok

Bagi warga Studio Alam Indah yang akan mengurus surat keterangan, harap menyertakan fotokopi bukti pembayaran Pajak Bumi Bangunan dan bukti bayar listrik.

Terlampir surat dari Kelurahan Sukmajaya.

Harap maklum

Sunday, July 22, 2012

Ramadhan dan Keamanan di SAI


Marhaban ya Ramadhan! Selamat datang bulan suci Ramadhan. Warga Perumahan Studio Alam Indah (SAI), khususnya yang beragama Islam,  menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan berbagai cara. Apapun caranya, semua ingin memasuki bulan ini dengan kesiapan menghadapi puasa selama sebulan penuh.

Bulan Ramadhan bukan saja identik dengan puasa, tetapi juga berkaitan dengan persoalan keamanan. Pada umumnya, tingkat kriminalitas terutama pencurian, naik pada saat Ramadhan hingga Lebaran. Apalagi kompleks pemukiman seperti Perumahan SAI. Banyak warga yang akan pulang kampung.

Masalah ini sudah dibahas dalam rapat Pengurus RT yang berlangsung pada awal Juli lalu di rumah Pak H. Sopran Sofyan. Setelah dibahas bersama, ada tiga langkah penting yang dilakukan.

Pertama, mendata warga yang akan pulang kampung guna mengantisipasi kemungkinan resiko rumah kosong. Jika bisa dipetakan dengan benar maka konsentrasi pengamanan rumah kosong dapat dilakukan. Warga yang sudah memastikan pulang dapat melapor ke petugas keamanan atau pengurus RT. Pengurus juga akan berusaha mendata.

Kedua, mengaktifkan dan mengefektifkan jadwal ronda malam selama Ramadhan dan Lebaran. Jadwal sudah disusun dan dibagikan kepada warga. Mudah-mudahan jadwal tersebut ditepati.

Ketiga, membuat dan mengedarkan maklumat yang berisi dan harapan gugahan agar warga meningkatkan kewaspadaan. Lewat maklumat, Pengurus RT mengingatkan warga akan ancaman terhadap keamanan lingkungan selama kompleks perumahan ditinggal banyak warga.

Koordinasi, saling pengertian, dan saling mengingatkan antar warga dan petugas keamanan merupakan kunci penting menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Fasum Fasos Mulai Ditata


Fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum fasos) yang ada di Perumahan Studio Alam Indah (SAI) terus ditata. Setelah fasum di Blok A-2 dijadikan lahan kebun tanaman obat dan keperluan dapur, kini fasum fasos lain mulai ditata. Selama ini, fasum fasos ini sering dijadikan tempat bermain bola.

Menurut rencana, fasum fasos yang terletak di Blok A-1 (di samping rumah Pak Ismalyadi) akan dijadikan tempat aula pertemuan warga, lokasi olahraga, dan taman bermain anak. Dalam seminggu terakhir, di atas lahan yang akan dijadikan lokasi olahraga sudah dipasangi konblok.

Pemasangan konblok merupakan bagian dari rencana besar pemanfaatan lahan fasum fasos bagi kebutuhan seluruh warga. Itu pula sebabnya, biaya pembelian konblok dan penataan fasum fasos sejauh ini masih merupakan hasil swadana warga Perumahan SAI. Dana berasal dari sumbangan sukarela warga dan kas RT 07.

Pemanfaatan fasum fasos di Blok A-1 direncanakan sebagai program multiyears karena membutuhkan biaya yang lumayan besar. Pengurus RT sudah mengupayakan kemungkinan sumbangan dari pihak ketiga, tetapi sejauh ini belum berhasil.

Jika ada warga yang mengajukan usul, memberi masukan, atau menyumbang, warga bisa langsung menghubungi Pak RT, H. Sopran Sofyan, atau koordinator pengelolaan fasum fasos Blok A-1, Pak Said.